Semarang, 23 Februari 2026 — PLN Icon Plus SBU Regional Jawa Bagian Tengah kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) bertajuk “Bersama Kader Posyandu, Bergerak Cegah Stunting di Kelurahan Srondol Wetan.” Program ini dilaksanakan di Kelurahan Srondol Wetan, Kota Semarang, sebagai bentuk kontribusi nyata perusahaan dalam upaya pencegahan stunting sejak dini.
Melalui program ini, PLN Icon Plus menghadirkan intervensi terpadu berupa edukasi kesehatan sekaligus dukungan nutrisi bagi keluarga sasaran. Bantuan yang disalurkan meliputi susu bernutrisi tinggi dan sayur-sayuran bergizi guna membantu pemenuhan kebutuhan gizi balita serta meningkatkan kesadaran orang tua terhadap pentingnya pola makan seimbang.
Kegiatan dilaksanakan bersama kader Posyandu dengan dukungan tenaga kesehatan dari Rumah Sakit Banyumanik sebagai narasumber, serta kolaborasi dengan Forum Komunikasi Kader Kesehatan (FKKS) Kota Semarang dalam memperkuat peran kader sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan masyarakat.
Sebanyak 17 anak tercatat sebagai penerima manfaat langsung, terdiri dari 8 anak laki-laki dan 9 anak perempuan. Program ini menyasar balita dan ibu yang terdata di Posyandu Kelurahan Srondol Wetan serta masyarakat sekitar wilayah program.
Direktur Utama PLN Icon Plus, Chipta Perdana, menyampaikan bahwa program TJSL ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menciptakan dampak sosial yang berkelanjutan.
“PLN Icon Plus tidak hanya berfokus pada penguatan infrastruktur digital, tetapi juga berkomitmen memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat. Melalui program pencegahan stunting ini, kami berharap dapat mendukung tumbuh kembang generasi yang lebih sehat sebagai fondasi pembangunan Indonesia ke depan,” ujar Chipta.
Senada dengan hal tersebut, Senior Manager PLN Icon Plus SBU Regional Jawa Bagian Tengah, Leandra Agung Tri Radi Putra, menegaskan pentingnya pendekatan kolaboratif dalam program pencegahan stunting.
“Kami menghadirkan program ini melalui kombinasi edukasi dan dukungan nutrisi sebagai langkah preventif yang terukur. Sinergi bersama kader Posyandu dan pemangku kepentingan lokal menjadi kunci agar manfaat program dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat,” ujar Leandra.
Ketua FKKS Kota Semarang, Teguh Tri Ariyanto, turut mengapresiasi inisiatif PLN Icon Plus dalam memperkuat upaya promotif dan preventif di tingkat masyarakat.
“Kami menyambut baik kolaborasi ini karena tidak hanya memberikan edukasi, tetapi juga intervensi gizi secara langsung. Dukungan ini sangat membantu kader Posyandu dalam upaya menekan risiko stunting di wilayah binaan,” ungkap Teguh.
Melalui program TJSL ini, PLN Icon Plus berharap kesadaran masyarakat terhadap pemenuhan gizi keluarga semakin meningkat serta upaya pencegahan stunting di Kelurahan Srondol Wetan dapat berjalan lebih optimal dan berkelanjutan.
PLN Icon Plus berkomitmen untuk terus Melayani Sepenuh Hati melalui program TJSL yang berdampak nyata bagi peningkatan kualitas kesehatan masyarakat dan pembangunan generasi masa depan Indonesia.