Semarang, 12 Februari 2026 – PLN Icon Plus SBU Regional Jawa Bagian Tengah kembali memperluas kolaborasi strategis di bidang pendidikan vokasi melalui penandatanganan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) bersama SMK N Jumantono. Penandatanganan kerja sama ini dilaksanakan sebagai langkah nyata dalam mendukung penguatan kompetensi siswa, khususnya pada jurusan Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi (TJKT).
Kerja sama ini difokuskan pada pengembangan kelas industri, peningkatan kompetensi teknis siswa, serta penyelarasan kurikulum dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri. Melalui kolaborasi ini, siswa jurusan TJKT diharapkan dapat memperoleh pengalaman belajar berbasis praktik serta pemahaman langsung terhadap standar dan kebutuhan industri telekomunikasi dan digital.
Kepala SMK N Jumantono, Bp. Walujo, S.Pd., M.T., menyampaikan apresiasi atas terjalinnya kerja sama tersebut sebagai bagian dari upaya peningkatan mutu pendidikan vokasi.
“Kami menyampaikan terima kasih atas kepercayaan dan sinergi yang dibangun bersama PLN Icon Plus. Kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat kompetensi siswa jurusan TJKT agar lebih siap menghadapi tantangan dunia kerja, khususnya di bidang jaringan dan telekomunikasi yang terus berkembang pesat,” ungkapnya.
Sementara itu, Senior Manager PLN Icon Plus SBU Regional Jawa Bagian Tengah, Leandra Agung Tri Radi Putra, menegaskan bahwa kolaborasi dengan SMK merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia yang unggul dan adaptif terhadap transformasi digital.
“Sinergi antara dunia pendidikan dan industri merupakan fondasi penting dalam menciptakan SDM yang kompeten dan berdaya saing. Melalui kerja sama ini, PLN Icon Plus berharap dapat berkontribusi dalam membekali siswa dengan pengalaman dan wawasan industri, sehingga mereka siap terjun langsung ke dunia profesional,” jelas Leandra.
Melalui penandatanganan MoU ini, PLN Icon Plus dan SMK N Jumantono berkomitmen untuk membangun kolaborasi berkelanjutan dalam mendukung pendidikan vokasi berbasis industri, sekaligus memperkuat ekosistem digital yang selaras dengan kebutuhan pembangunan nasional.