Purworejo, 22 Desember 2025 - PLN Icon Plus turut berpartisipasi dalam rangkaian Saga Expo 2025 yang diselenggarakan di Kampus SMK YPE Sawunggalih Kutoarjo. Kehadiran PLN Icon Plus menjadi bagian dari dukungan terhadap penguatan pendidikan vokasi dan pengenalan teknologi energi serta digital kepada pelajar SMP, MTs, dan SMK di Kabupaten Purworejo.
Pada kegiatan ini, PLN Icon Plus menghadirkan booth interaktif yang dapat diakses langsung oleh pengunjung. Berbagai edukasi dan simulasi ditampilkan, mulai dari simulasi PLTS Atap, pengenalan Internet of Things (IoT), promosi layanan WiFi ICONNET, hingga pameran motor listrik hasil program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).
Motor listrik yang dipamerkan merupakan hasil nyata dari program TJSL konversi motor listrik yang sebelumnya dilaksanakan pada 3-5 Desember 2025 di SMK YPE Sawunggalih Kutoarjo. Program ini menjadi bentuk kolaborasi antara PLN Icon Plus dan SMK YPE Sawunggalih, di mana para siswa terlibat langsung dalam proses pembelajaran, perakitan, hingga pengembangan motor listrik berbasis energi ramah lingkungan.
Kolaborasi tersebut kembali diperkuat melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) TJSL terkait program konversi motor listrik. Hasil dari program ini kemudian dipamerkan dalam Saga Expo 2025 sebagai bukti karya dan kompetensi siswa SMK YPE Sawunggalih.
Senior Manager PLN Icon Plus SBU Regional Jawa Bagian Tengah, Leandra Agung Tri Radi Putra, menyampaikan bahwa kehadiran PLN Icon Plus di Saga Expo 2025 merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam mendukung pendidikan vokasi yang relevan dengan kebutuhan masa depan.
“PLN Icon Plus tidak hanya menghadirkan teknologi, tetapi juga membuka ruang belajar bagi siswa. Melalui kolaborasi ini, siswa mendapatkan pengalaman langsung, keterampilan praktis, serta pemahaman tentang energi bersih dan teknologi digital yang dibutuhkan di dunia kerja,” ujarnya.
Melalui partisipasi di Saga Expo 2025, PLN Icon Plus berharap dapat meningkatkan literasi energi dan teknologi, menumbuhkan minat inovasi di kalangan pelajar, serta mendorong terciptanya lulusan vokasi yang siap berkontribusi pada pengembangan ekonomi dan transisi energi berkelanjutan di daerah.